Just another WordPress.com site

PUISI ADALAH WADAH ISI HATI KU

SEKAPUR SIRIH

Kalian tahu?

Hei tanpa kusadari
Saat aku di coba
Aku lebih bisa menangani masalahku
Selalu ingat Engkau
Lebih menghayati hidup
Dan lebih lagi kalian tahu
Aku bisa menulis kesecarik kertas
Tentang masalahku
Karena ada masalah , cobaan
Aku bisa duduk sebentar menggoyang pena
Keselembar kertas
Kuharap cobaan berlanjut
Selain bisa menulis puisi
Engkau sayang dan perhatikan aku
Karena itulah Engkau coba aku
Aku kembalikan semua padaMu

HARAPKU

Saat kubingung
Kala sedih
Pada gembira
Ketika kagum
Ah,semua cobaan
Kebanyakan bingung sih…
Juga sedih
Karena bisa sedih,bingung
Kulebih khusyuk
Kalau senang agak kurang penuh
Setengah lebih gitulah
Itulah yang terbaik bagiku
Aku terima ikhlas
Tapi hanya satu harapku
Selalu ingin memujiMu

KOK GINI YACH…

Saat waktu masuk
Kulihat disosial
Banyak orang melangkah
Belum didalam rumah
Duduk dikursi putar
Yang memegang setir
Ditempatku,dilain?
Kok nggak mau mendengar seruan
Dan ketempatNya?
Saat waktu keluar,masih seperti tadi
Aku harap sifat tak menular

TAHAN!!!

Kubertahan kepala yang mau jatuh
Semakin berat kutahan
Bertahan terus
Nanti!
Tunggu saja saat jatuh diair lebih baik
Jangan saat ini pasti banyak duri,paku
Sulit paku melepaskan
Tunggu sajalah
Tetap ingat padaNya

AH BIAR….

Burung berkicau
Duri mencoba menusuk
Wah..burung gagak hitam
Lebih keras suaranya dan menakutkan
Hampir kupulang saja
Tapi jika ingat Engkau
Kuterobos saja
Aneh…burung gagak hitam samar
Bisa ucap huh…
Tapi ingat! gagak hitam samar
Rajawali raksasa akan jelas
Bahkan dengan prajuritnya
Bantu aku semua
Yang dekat lebih dekat
Untuk menuju Satu

KAGUM

Memperhatikan bahasa orang hitam
Memperhatikan bahasa orang putih
Bentuk wajahnya
Hah….

IMPOSSIBLE

Sifat apa itu
Ingin meluapkan rasa marah
Orang lain ikut serta
Padahal dia tidak tahu
Hanya bilang hah…
Bila dipikir semua akhlak baik
Tidak ada marah
Tidak ada ribut
Semua orang sabar
Semua dunia tentram
Tidak ada penjara
Tidak ada pengadilan
Semua rukun
Pastinya tidak ada teguran Allah
Semua telah direncanakan

SEKILAS

Bantu aku
Bimbing aku
Tegur aku
Perhatikan aku
Aku…
Aku mau
Ketemu

SEGALANYA

Macam daun kulihat
Melihat air
Melihat hewan
Orang cantik
Orang ganteng
Begitu juga melihat keatas
Melihat kebawah
Kekiri , kekanan
Apapun yang kulihat
Teringat Engkau
Engkau
Maha segalanya

AKU TAHU…

Aku tahu Engkau mengetahui
Yang terbaik bagiku
Aku begini
Aku seperti ini
Sifatku
Bentukku
Perasaaanku
Tingkah lakuku
Semua yang ada padaku
Engkau tidak biarkan aku
Aku tahu itu

D’OA

Memusatkan pikiran
Mata terpejam
Kedua tangan begitu mengharap
Berjalan air diantara pipi dengan hidung
Bibir yang bawah agak melengkung kebawah
Dan diikuti bibir yang atas
Hati terasa tenang
Tentang zat yang dituju , terlintas sejenak
Sedang mendengarkan dengan iba
Saat kedua tangan beradu dengan wajah
Diturunkan dengan pelan
Ingin selalu melakukan hal yang ibadah

IBU, UNTUKMU…

Usai memuji yang utama
Kuusahakan meradukan wajahku dengan tanganmu
Tangan yang telah mendidik
Tangan yang telah memukul demi kebaikan
Tangan yang telah memukul nyamuk dimalam hari
Tangan yang telah membelai

Usai memuji yang utama
Kuusahakan menyenangkan hatimu
Hati yang menyayangi
Hati yang menentramkan

Usai memuji yang utama
Kuusahakan mulutmu tersenyum
Mulut yang menasehati
Mulut ynag memaafkan
Mulut yang mendidik
Mulut yang memarahi demi kebaikan

Usai memuji yang utama
Kuusahakan semua untukmu

YANG MERAYU….

Iblis datang , kadang
Meragukan kekuasaanMu
Timbul pertanyaan,mana mungkin?
Iblis,syetan sangat pintar menipu muslihatkan
Segala pemikiran,mana mungkin ini
Mana mungkin itu,mungkin begini
Semuanya mana mungkin
Tapi mohon pada Engkau selalu
Teguh keimanan
Atau dipinta singkirkan saja yang mau merayu
Dan hilangkan nafsu birahi
Takut,tapi…
Engkau selalu memberi yang terbaik

KALIAN TAHU…..

Sang pencipta
Mencipta aku dan sifatku
Inilah sifatku,tak kumampu
Mengubahku
Usahaku,merubahku
Telah berlalu
Kurasa kamu-kamu
Bisa mengerti aku
Jangan mengejeku
Jangan menghinaku
Buat aku hidup seperti kamu-kamu
Tak mau putus hubungan kau-kamu
Dengan aku

BIRAHIKU BERTARING

Serpihan kaca putih berwujud bening
Bening sebenarnya
Itu kemarin
Bening sekarang berlapis topeng

Hmm…Serpihan kaca berwarna putih
Putih sebenarnya
Itu kemarin
Putih sekarang bercorak hitam

Langkah kecil nan luguh
Terbenam didalam lumpur hitam
Sedikit berair syetan asmara
Dikegelapan
Terdengar langkah-langkah kecil
Jeritan kecil
Namun sayang
Tatapan terhalang kelam

By.sahabat q: Jaka Anggara

UNTUK MU KE TIGA

Usai memuji yang utama
Kuusahakan menyenangkan kedua
Lalu engkau yang ketiga
Setelah utama dan dua
Jangan hapus saat mulut menganga,tangan mendekat
Jangan hapus ingatan kenakalan,kesenangan
Aku bangga kala…
Kurasa yang didalam dan luarmu bertolak belakang saat kami nakal
Kau tetap mearik kedua sisi bibirmu
Sehingga nampak lain
Tidak banyak kaummu mengenakan sepertimu
Yang diharap
Kau memakai karena yang utama
Kau yang ketiga
Setelah utama dan dua

ENTAH…

Berjalan sendiri diantara gedung
Melihat keatas
Dihamparan rumput setara
Duduk agak tebing
Melihat bulan bintang

ENTAH……(2)

Kadang aku merasa
Melihat posterlah
Suatu tempatlah
Orang lainlah
Gambarlah
Bahwa aku pernah kesitu
Bertemu
Hidup disitu
Entah waktu
Juga hati langsung tunduk pilu sedih
Kurasa
Aku
Pernah satu kedua

BAYANGKAN……..

Daun kering diinjak
Ranting kering diinjak
Air menetes didaun
Air sungai dangkal jatuh
Menyiakan semak beberapa
Suara jangkrik,garuk kepala
Agak dingin sih…
Meletakan tangan diatas dada
Tangan kiri diatas kanan
Diiringi irama lagu gigi

KISAH ALEXA

Tinggalah kampung Halaman
Ranah minang
Kelahiranku
gunung singgalang
Kan menjagamu
Di gunung merapi tolong doa
Andai mujur
Mungkin kita
Bertemu lagi
Tinggalah kampung
Ranah minang
Kelahiranku
Terputus sudah
Tali kasih
Mancari akar
Di tanah rantau
Bukit serelo
Menyambutku
Gunung dempo
Menaungiku
Tinggalah kampung
Ranah minang
Kelahiranku
Andai rindu denganku
Di dalam lagu
Aku pesankan
Tinggalah kampung
Ranah minang
Kelahiranku
Jika rindu ingin bertemu
Di dalam mimpi
Aku nantikan

By: Bang alexa

One response

  1. Nice. Thx

    Agustus 16, 2010 pukul 11:07 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s